UM Bima Gelar Workshop Visi Misi, Tujuan dan Kurikulum MBKM Prodi Teknik Sipil

Kota Bima, Salam Pena News ~ Guna memastikan visi misi yang dimiliki apakah masih relevan dan sejalan dengan perkembangan global saat ini yang begitu pesat, program studi Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Bima menyelenggarakan Workshop Penyusunan Visi, Misi, Tujuan & Kurikulum MBKM di Aula UM Bima, Selasa (16/08/2022).

Kegiatan workshop yang dibuka langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bima Bapak Dr. Ridwan, S.H, M.H, dipandu ole Muh. Fitrah, M.Pd selaku moderator dan pengantar paparan Visi, Misi, Tujuan & Kurikulum MBKM Prodi Tehnik Sipil UM Bima.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bima, menyampaikan ucapan terimakasih kepada stakeholder dan mitra program studi Teknik sipil yang sudah menyempatkan hadir pada kegiatan workshop ini, baik Bapak Wakil Bupati Dompu, yang bagroun keilmuannya ialah Master Teknik Sipil, Bappaeda Kota Bima, PUPR Kota Bima, PUPR Kabupaten Bima, PUPR Kab. Dompu, Perkim Kota Bima, Perkim Kab. Bima, Perkim Ka. Dompu, Dinas Pariwisata Kota Bima, Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Perusahaan-Perusahaan dan CV.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dari pemaparan visi, misi, tujuan, dan kurikulum MBKM dan dilanjutkan dengan sesi usulan, saran, dan rekomendasi. Muh. Fitrah, selaku moderator menjelaskan bahwa visi misi ialah kunci utama dalam menjalankan kegiatan bagi program studi Teknik sipil.

“Kegiatan ini penting untuk program studi Teknik Sipil, sehingga dari pemaparan draf visi, misi, tujuan, dan kurikulum dapat disesuaikan dengan kebutuhan user kedepan. Terutama lulusan Teknik Sipil harus memiliki skill yang memumpuni. Oleh karena demikian, usul saran dan rekomendasi stakeholder dan mitra ialah penting sebagai bahan kajian program studi kedepan,” papar Fitrah.

Pada Workshop yang bertujuan memberi evaluasi terhadap visi, misi, tujuan dan kurikulum ini, Sekretaris Prodi Teknik Sipil, Sarwanda Asfirina, S.T, M.T, benar-benar berharap pemangku kepentingan eksternal maupun internal dapat saling berkolaborasi dalam pengembangan program studi S1 Teknik Sipil UM Bima. Dalam memperkenalkan profil dan cakupan kurikulum yang ada dalam program studi Teknik Sipil, ketua prodi memaparkan arah dan ruang gerak program studi Teknik Sipil kedepannya dalam bentuk Visi dan kurikulum yang direncanakan.

Acara tersebut dilaksanakan secara khitmat dengan pembicara Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, S.T, M.T,. dan Sekretaris Bappeda Kota Bima, Adhi Aqwan, S.T, M.T., tentang profil kelulusan yang dibutuhkan Daerah.

“Lulusan Prodi Teknik sipil Universitas Muhammadiyah Bima harus memiliki keahlian ketehnik sipilan terutama kedepan untuk lulusan harus memiliki sertifikat keahlian, hal ini penting, sebab salah satu syarat utama untuk menjadi konsultan, pengawas, dan lainnya,” ungkap wakil bupati Dompu.

“Menurut pengalaman kami, bahwa kebanyakan konsultasn dan pengawas proyek, banyak yang belum memiliki sertifikat keahlian. Padahal undang–undang sudah jelas mensyaratkan harus yang memiliki sertifikat keahlian,” lanjutnya.

Dalam sesi diskusi, berbagai masukan dari pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal berupa gambaran permasalahan umum yang ada hingga muatan rinci pada materi perkuliahan yang berpengaruh dengan kopetensi lulusan.

Untuk menampung aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan di akhir sesi diskusi panitia Workshop mengumpulkan usul saran serta rekomemdasi tertulis pada lembar mata kuliah yang disebarkan kepada peserta sebagai salah satu media pendukung guna melakukan penyempurnaan visi, misi, tujuan dan kurikulum program Studi Teknik sipil.

Diakhir acara, Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Bima, Gufran, S.Sos, M.H., memberikan apresiasi yang setinggi–tingginya kepada Stakeholder, Mitra, dan User baik dari Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu yang hari ini sudah menyempatkan waktu untuk membagi gagasan.

“Rasa syukur dan terimaksih kepada seluruh komponen yang telah berpartisipasi pada kegiatan workshop ini, Semoga kedepanya Program Studi Teknik Sipil UM Bima menjadi Universitas Muhammadiyah terbaik di Provinsi NTB, Nasional dan Bahkan Internasional dan yang pastinya hal itu dapat terwujud jika semua pihak bisa berkolaborasi secara maksimal,” harap Ketua Badan Pembina Harian Universitas Muhammadiyah Bima.

(EB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *