Politeknik MFH Mataram Buka Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik

Mataram, Salam Pena News ~ Politeknik MFH Mataram secara resmi telah membuka program studi baru yaitu Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik. Kepastian ini setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) mengeluarkan surat keputusan (SK) Nomor 290/D/OT/2022 tentang prodi tersebut. SK diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah 8 Bali – NTB Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST.,MT., IPU.ASEAN.Eng kepada Ketua Yayasa Medica Cipta Mandiri Pak Ikhwan, MM dan didampingi oleh para senat politeknik MFH Mataram di kampus Politeknik MFH Mataram, Sabtu (15/10/2022).

Kepala LLDikti 8 menyampaikan, “Saya melihat Politeknik MFH Mataram ini menjadi salah satu perguruan tinggi yang sangat siap bertransformasi dan sangat potensial. Mereka tidak lagi fokus dibidang ilmu kesehatan, tetapi juga pada keilmuan non kesehatan yang memang sangat dibutuhkan diluar sana. Kita juga melihat bagaimana politeknik ini kedepan berkeinginan untuk terus berkembang, salah satunya diwujudkan dengan dihadirkan prodi-prodi baru yang memang tidak ada di NTB, juga dipersiapkannya untuk merubah bentuk menjadi institut. Tentu ini akan memberikan kesempatan, kepercayaan masyarakat untuk mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Gusti Lanang Bagus Eratodi.

Dalam sambutannya, ketua yayasan Medica Cipta Mandiri Ikhwan, MM yang juga merupakan salah satu dosen di Politeknik MFH Mataram ini mengutarakan, “Alhamdulillah keberadaan Politeknik MFH Mataram selalu memberikan nuansa yang baru setiap tahunnya. Penerimaan SK yang diserahkan langsung oleh kepala LLDikti wilayah 8 ini merupakan buah hasil kerja keras dari seluruh civitas akademika. Orang diluar sana melihat kita sangat instan, bagi kita ini merupakan proses dan perjuangan yang cukup panjang yaitu sejak 2015 dan hari ini alhamdulillah kerja keras kita itu membuahi hasil dengan mendapatkan amanah langsung dari pemerintah yaitu dalam hal ini kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) dengan terbitnya SK Prodi Baru Sarjana terapan Akuntansi Sektor Publik ini. Mohon doanya, kedepan juga kita akan mempersiapkan perubahan bentuk,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Politeknik MFH Mataram mencanangkan akan semakin banyak prodi baru yang dibuka untuk membantu program pemerintah baik pemerintah daerah, provinsi maupun nasional.
Wakil Direktur 1 bidang akademik Apt. Ajeng Dian Pertiwi, M.Farm mejelaskan, “insyaAllah kedepannya Politeknik MFH akan membuka banyak program studi yang memiliki daya serap tinggi di dunia kerja dan juga tentu langka di NTB. Ini menjadi komitmen Politeknik MFH Mataram untuk menyediakan layanan pendidikan yang prospek kerjanya yang cerah. Selain itu juga tentu harapannya untuk mendukung program-program pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah nasional,” harapnya.

Dengan transformasi yang terus dilakukan secara berkelanjutan, Politeknik MFH Mataram sudah memiliki 8 program studi, dimana 2 diantaranya merupakan prodi baru yaitu Akuntansi Sektor Publik dan nantinya juga akan menerima SK program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kedua prodi baru ini, akan mulai menerima mahasiswa baru tahun depan yaitu tahun akademik 2023/2024.

Dalam kesempatan lain, saat dikonfirmasi saat melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat Direktur Politeknik MFH Mataram, Dr. Syamsuriansyah, MM., M.Kes menyampaikan, “semoga dibukanya prodi baru ini dapat menjadi prodi yang unggul dalam penddikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Tidak hanya pada tingkat nasional namun juga internasional melalui pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi serta dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten dan berdampak pada keilmuannya. Pembukaan prodi baru ini merupakan keprihatinan Politeknik MFH Mataram. Sebab, selama ini pemerintah daerah terutama desa dan camat kurang memperhatikan perencanaan dan menyediakan informasi yang akuntabel untuk proses pengendalian organisasi. Untuk itu, perlu dihasilkan orang-orang yang berkompeten dibidang tersebut,” ungkap direktut MFH Mataram.

Irawansyah, M.Pd selaku penanggungjawab prodi ASP juga menambahkan, “pada prodi akuntansi sektor publik ini, nanti kita akan belajar bagaimana proses mengidentifikasi, pengukuran, pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan dari pemerintah baik level pusat, provinsi sampai daerah di level Desa sehingga bisa dimanfaatkan untuk proses pengambilan kebijakan baik internal maupun eksternal,” jelas Irwansyah.

(EB)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *