PT. Pelni Persero Catat 6838 Pemudik Pulang Lebaran

Bima, Salam Pena News – PT. Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni Persero menyampaikan. Ada ribuan pemudik yang pulang pada puncak arus mudik lebarang tahun 2025.

Kepala PT Pelni Cabang Bima Agus Zuldi Hermawan mengatakan pemudik yang masuk di Pelabuhan Bima hari ini tanggal 27 Maret 2025 ada 6838.

“Berdasarkan data terakhir kami mencatat ada 6838 pemudik yang masuk di Pelabuhan Bima hari dengan menggunakan Kapal Pelni,” katanya kepada Salam Pena News

Selain itu kata dia, masih ada 1 armada lagi yang masuk pada tanggal 29 besok, tentu pemudik lebarannya makin bertambah lagi.

“Kalau dilihat dari data ini, tentu ada kenaikan sekitar 27% penumpang yang masuk di Pelabuhan Bima dibandingkan dengan data tahun yang lalu,” jelasnya

“Kami juga dari PT Pelni Persero menghimbau kepada seluruh penumpang Kapal Pelni, agar tetap hati-hati untuk menjaga diri demi keselamatan dalam perjalan di atas kapal serta mengikuti setiap arahan petugas kapal,” tegasnya

Menurut Agus bahwa kondisi arus mudik penumpang yang menggunakan transportasi laut dengan penggunaan aplikasi Pelni Mobile, sangat memudahkan pengguna jasa dan dapat mencegah terjadinya penipuan tiket.

“Dengan adanya aplikasi Pelni, penumpang dengan mudah mendapatkan tiket dan harga normal. Karena setiap booking harus memasukan NIK KTP dan tidak bisa diwakilkan,” ucapnya

Sementara faktor liburan panjang saat lebaran berbarengan hari libur lainnya. Beberapa kapal dilakukan penambahan jumlah call kunjungan kapal di pelabuhan Bima dan harga tiket ekonomi yang tidak ada kenaikan serta ada program mudik gratis dari Makassar ke Pelabuhan Bima.

Agus juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap adanya calo. Apabila ada calo yang menawarkan tiket dengan harga tinggi harap lapor ke petugas Kantor Cabang atau di Pelabuhan Bima.

“Kami juga berharap agar tidak terjadi  penipuan secara online, karena kami tidak pernah menjual menggunakan media sosial via Facebook maupun Whats App. kami hanya menjual di aplikasi Pelni mobile atau loket serta channel penjualan resmi lainnya,” tandasnya (B/U)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *