SUMBAWA – Salam Pena News – Kolaborasi dua komunitas di wilayah Sumbawa dan Bima menghasilkan kegiatan yang dilakukan secara serentak sepanjang November 2022 lalu. Komunitas yang terlibat ini adalah anak motor Bold Riders yang mengajak sejumlah warga.
Koordinator kegiatan di Sumbawa Edoardo Freitas mengatakan di wilayahnya ada dua komunitas motor yang terlibat, yakni Paksa Hoby Sumbawa, kemudian Sumbawa Motor Club (SMC) Taliwang. Sejatinya banyak lagi komunitas yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang mengambil tema Bakti Pemuda Setetes Darah untuk Negeri 2022 ini.
“Secara umum antusiasme komunitas sangat tinggi untuk melaksanakan kegiatan ini, karena faktor seperti tensi darah, kemudian kesehatan ada beberapa yang tidak bisa donor,” ungkapnya pada Kamis (15/12/2022).
Meski begitu masih banyak anggota komunitas dari dua klub tersebut yang sukses mendonorkan darahnya. Total ada puluhan kantong darah yang bisa disumbangkan oleh komunitas. Pihaknya mengucapkan apresisai kepada komunitas yang telah ikut kegiatan yang merupakan bagian dari kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA).
Antusiasme yang sama juga terlihat di wilayah Bima, sejumlah komunitas motor juga ikut terlibat dalam kegiatan donor darah tersebut. Tercatat ada tiga komunitas yakni Kuda Hitam Dompu, kemudian Honda Street Fire Club Indonesia, lalu ada Vixion Riders Bima.
“Rata-rata komunitas yang ikut tahun ini sebelumnya mereka juga ikut berpartisipasi tahun sebelumnya. Kegiatan donor darah ini selalu ditunggu oleh mereka. Donor darah di daerah Bima digelar di dua tempat berbeda, yakni di tempat klub komunitas dan di rumah sakit daerah setempat,” jelas Koordinator kegiatan di Bima, Yulivan Yahza.
Program donor darah Bakti Pemuda Setetes Darah untuk Negeri 2022 ini digelar serentak di seluruh Indonesia Timur mulai 29 Oktober sampai 13 November 2022 kemarin. Total ada 750 komunitas tersebar di 82 Kabupaten/Kota di Indonesia Timur, mereka tergabung dalam Kolaborasi KITA. Jumlah kota ini tersebar di 15 provinsi.Tahun ini kegiatan sosial tersebut mengambil tema kepahlawanan yakni KITA adalah Pahalwan.
Program tersebut menghasilkan 3.085 kantong darah dari total pendaftar 5.894 orang. Atas raihan ini Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan dua penghargaan sekaligus, yakni pertama penghargaan rekor sebagai donor darah terbesar yang dilakukan komunitas. Kemudian rekor kedua yakni donor di provinsi terbanyak, yakni donor darah secara pararel dalam kurun waktu dua minggu di 15 provinsi.(Aw)